Azal line: Oktober 2012

Find Us On Facebook

Jumat, 05 Oktober 2012

Kata Pengantar


Kata Pengantar


     Puji syukur senantiasa penyusun curahkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Makalah yang penyusun beri judul "Mengenal Feripheral Komputer (CPU, RAM, BIOS)" ini disusun dalam rangka menyelesaikan tugas DKK1. Tidak lupa pula penyusun mengucapkan terima kasih kepada Bapak Imam dan Ibu Nok Kholipah, selaku guru produktif DKK1 yang telah memberikan penjelasan dan pemahaman, serta ilmu yang bermanfaat tentang feripheral komputer.
     Tidak ada yang sempurna di dunia ini, penyusun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak untuk penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca serta pembimbing pada khususnya.

Kamis, 04 Oktober 2012

contoh makalah

contoh makalah : http://pengertianbiosdanjenis-jenisnya.blogspot.com/

Tugas Nomor 2.2


RAM atau Memori merupakan perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Prosesor (CPU - Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak tidak secara berurutan dengan kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di RAM bersifat sementara, dan data pada memori  tersebut akan akan hilang jika komputer mati. Data yang ada di RAM bisa diakses jauh lebih cepat daripada yang ada di hardisk.Berikut jenis memori yang banyak dipergunakan;
  1. Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM) merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis mulai diperkenalkan pada tahun 1996 dengan kecepatan 66 MHz hingga 133 MHz. SDRAM merupakan salah satu jenis dari memori kategori solid-state dan terpasang pada slot Dual In-line Memory Module (DIMM) dengan jumlah 168 pin.
  2. Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory (DDR SDRAM/ DDR) mampu mentransfer data dua kali lipat dari memori SDRAM. dengan frekuensiclock memory 100 MHz, DDR SDRAM dapat memberikan kecepatan transfer maksimum sebesar 1600 MB /detik. Perbedaan dengan SDRAM adalah pada notch (coakan) yang ada, pada DDR hanya terdapat 1 notch, yaitu di bagian tengah agak menjauhi pin nomor 1, jumlah pin dari DDR ada 184 pin. Sedangkan pada Laptop terpasang pada slot Small outline DIMM (SO-DIMM) dengan jumlah pinnya 200 pin.
  3. Untuk DDR2  memiliki 240 pin dengan kecepatan akses 40 sampai 100 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk (akses Hardisk SATA sekitar 80-100 MB/detik sedangkan USB 2.0 antara 10 MB/detik sampai 20 MB/detik), dengan frekuensi clock memory100 MHz, DDR2 SDRAM dapat memberikan kecepatan transfer maksimum sebesar 3200 MB /detik. Sedangkan pada laptop terpasang pada slotSmall outline DIMM (SO-DIMM) dengan jumlah pinnya 200 pin.
  4. Sementara DDR3  memiliki 240 pin dengan kecepatan akses 100 sampai 300 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk, dengan frekuensi clock memory 100 MHz, DDR2 SDRAM dapat memberikan kecepatan transfer maksimum sebesar 6400 MB /detik.Sedangkan pada Laptop terpasang pada slot Small outline DIMM (SO-DIMM) dengan jumlah pinnya 204 pin. Saat ini kebanyakan komputer sudah menggunakan memori jenis DDR3.

          Penambahan memori (upgrade) biasanya akan meningkatkan performa komputer secara signifikan ( tetapi jumlah yang terlalu besar biasanya tidak banyak berpengaruh, misalnya jika memori sudah diatas 4 GB, biasanya peningkatan tidak akan terlihat). Sebagai contoh Windows 7 biasanya memerlukan paling tidak 2 GB memori.

           Selain itu, satu jenis memori biasanya mempunyai tipe yang bermacam-macam, misalnya DDR3-6400, DDR3-8500, DDR3-10600 dan lainnya (semakin tinggi, transfer ratenya juga semakin besar). Meskipun untuk tipe yang berbeda masih kompatibel, tetapi RAM akan berjalan dengan tipe yang lebih rendah. Misalnya DDR3-10600 2 GB di gabung dengan DDR3-8500 2GB, jumlah RAM akan bertambah menjadi 4 GB, tetapi kinerja akan menyesuaikan yang terendah ( DDR3-8500 ).

           Jumlah maksimal memori (slot) tergantung pada motherboard dan juga sistem operasi yang digunakan. Untuk sistem operasi 32-bit biasanya tidak mendukung RAM diatas 4GB, sedangkan untuk sistem 64-bit, secara teori dapat mendukung sampai 192 GB RAM (Windows 7 ultimate). Selain itu kadang jumlah maksimal juga dibatasi oleh Motherboard, misalnya hanya mendukung maksimal 16 GB RAM.
           DDR4 saat ini sedang dirancang dan diharapkan akan dirilis pada tahun 2012. DDR4 akan menjadi penerus DDR3. Chip baru ini diharapkan akan berjalan pada 1.2 V atau kurang, dengan frekuensi clock memory 2133  MHz dan memiliki lebih dari transfer 2000000000 data per detik.
Sumber tambahan : intel corp, wikipedia

Perkembangan Processor AMD dan Socket yang Digunakan


AMD adalah singkatan dari (Advanced Micro Devices) yang merupakan salah satu jenis processor yang dipakai hingga saat ini. AMD merupakan sebuah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis diSunnyvale, 

dan memproduksi produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstationdan komputer pribadi (PC), dan juga teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat suatu sistem.


Pada sejarah perkembangannya memiliki 9 jenisnya yaitu dimulai dari;
 
1. AMD K5
AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD. 
 

2. AMD K6
Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma yang tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III dan dari seluruh modelnya yang membedakan hanya kecepatan CPU Clock dan Micron Processnya.
3. AMD Duron
AMD Duron merupakan generasi ketiga dari perkembangan processor AMD. Dan juga merupakan jenis prosesor yang murah dan terjangkau dan dikenal pada tahun 2000. AMD Duron juga tidak kalah hebat dengan AMD Athlon yang memliki kinerja processor hampir sama hanya beda 7%-10%  lebih tinggi AMD Athlon sedikit. Akan tetapi pada saat ini AMD sudah menghentikan produksi akan processor jenis AMD Duron.
4. AMD Athlon 
AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Dan sedikit demi sedikit ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Dikarenakan keunggulan yang dimiliki Oleh AMD Athlon jenis prosesor ini dapat mengungguli Intel Pentium III Katmai danbahkan jenis terbaru dari intel yaitu Pentium III Coppermine. Prosesor jenis ini juga dapat dijadikan sebagai prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, prosesor AMD dapat mewujudkan computer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.

Model-Model dan Spesifikasi AMD Athlon ;
•    Athlon Classic :
Kecepatan proses 100 MHz double-pumped
Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)
Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )
Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)

•    Athlon Thunderbird (180nm)
Keluar pertama 5 juni 2000
Berhasil menyaingi Intel Pentium III
MMX 3DNOW!
Boros Daya dan Suhu Tinggi
Kecepatan 700-1400 MHz

•    Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)
Banyak orang mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4
Kompatibel RAM : DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz
Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86 Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2
Rating/clock speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+

•    Palomino ( 180nm )
Keluar pertama 9 Oktober 2001
MMX, 3DNOW! , Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 133 – 1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )

•    Thoroughbred A/B ( 130 nm )
Keluar pertama 10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)
MMX, 3DNOW!, Streaming SMID Extension / SSE
Soket A
Clock Rate : T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )
T-Bred “B” : 1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )
266 MT/s FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )
333 MT/s FSB: 2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )

•    Thorton (130nm)
Keluar pertama September 2003
MMX, 3DNow, Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)
5. AMD Athlon 64
Prosesor ini memiliki 3 variant socket bentuk yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754 memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal. Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Prosesor ini merupakan prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit. Prosesor ini menggunakan teknologi AMD 64 yg bisa bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit.
6. AMD Athlon 64 FX
Prosesor ini memiliki 3 karakter penting :
1.    Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh
2.    Menawarkan perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.
3.    System PC yg berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
Fitur-fitur lain :
1.    3DNow! Professional+SSE 2 Instruction
2.    HyperTransport Technology
3.    On-Die cache memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L
4.    Jenis-jenis AMD Athlon 64 FX
5.    AMD Athlon FX 51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57
7. AMD Sempron
Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.    AMD Sempron soket A
2.    AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.
AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yg dimilikinya.
AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Seperti halnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.
8. AMD 64 X2 Dual Core 
Prosesor ini dapat menyaingi akan yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yg intensif.
Fitur lainnyta yaitu dilengkapi dengan teknologi seperti HyperTransport yg mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.

9. AMD Opteron
Prosesor ini 64 Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada tahun 2003.
Fitur-fitur yang dimiliki :
1.    Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.
2.    Chache level-2 sebesar 1024 KB
3.    Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
4.    Memiliki 3 buah link HyperTransport dengan kecepatan 3200 Mbit/s
5.    Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte
6.    Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core
Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End. Dibanding Intel Xeon yg berbasis mikroarsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yg ditunjukkan tiap watt yg digunakan (performance/watt), akan tetapi belum dapat menandingi efisiensi akan prosesor Intel Itanium.
AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache.


Read more: 
http://myblogiky.blogspot.com/2011/01/sejarah-perkembangan-processor-amd_05.html#ixzz28L5FX72c

Rabu, 03 Oktober 2012

Untuk Makalah : Kerangka awal

Bab 1 Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
             Perkembangan zaman yang relatif cepat, menyebabkan semakin pesatnya perkembangan teknologi. Termasuk di antaranya adalah perkembangan komputer. Seiring perkembangan zaman, komputer menjadi semakin cepat dan semakin canggih serta menjadi hal yang umum di masyarakat. Akan tetapi, masih ada sebagian masyarakat yang belum mengenal komputer scara rinci, terutama tentang processor, RAM, dan BIOS. Sehingga menyebabkan orang tersebut bisa salah dalam memilih spesifikasi komputer, yang menyebabkan kinerjanya kurang baik.
1.2 Rumusan Masalah

  •  Bagaimanakah perkembangan Processor dan socket yang digunakan (processor AMD) ?
  • Apa saja jenis-jenis RAM yang ada sekarang ini dan berapakah kecepatan aksesnya serta berapa jumlah pin dari masing-masing RAM tersebut?
  • Apa saja jenis-jenis BIOS yang ada sekarang ini?
1.3 Tujuan Penulisan

  • Menjelaskan tentang perkembangan processor AMD
  • Menerangkan jenis-jenis RAM dan kecepatan dari masing-masing RAM tersebut serta jumlah pin yang dimilikinya
  • Memberi pengetahuan yang lebih banyak tentang jenis-jenis BIOS yang ada sekarang ini
1.4 Metode Pengumpulan Data
            Makalah ini dibuat dengan menggunakan metode pustaka.
1.5 Sistematika Penulisan

      Bab 1 Pendahuluan
      1.1 Latar Belakang Masalah
          Mengulas hal yang menjadi topik permasalahan.
      1.2 Rumusan Masalah
          Menjelaskan tentang hal-hal yang akan dibahas.
      1.3 Tujuan Penulisan
          Menerangkan mengenai hal-hal yang diharapkan akan terwujud setelah makalah ini dibuat dan dibaca.
      1.4 Metode Pengumpulan Data
          Berisi tentang cara-cara mencari informasi untuk menyusun makalah ini.
      1.5 Sistematika Penulisan
          Menjelaskan tata urutan penyusunan makalah.
      Bab 2 Pembahasan
          Membahas tentang isi makalah.
      Bab 3 Penutup
      3.1 Simpulan
         Berisi kesimpulan dari isi makalah.
      3.2 Saran
         Berisi komentar dari penyusun untuk para pembaca yang budiman.
      Daftar Pustaka
         Berisi sumber dari informasi-informasi yang ada di makalah.