Azal line: Maret 2013

Find Us On Facebook

Selasa, 26 Maret 2013

Bahan mentah makalah KK9


Kata Pengantar

Puji syukur senantiasa penyusun curahkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Makalah yang penyusun beri judul "Membuat Jaringan LAN" ini disusun dalam rangka menyelesaikan tugas KK9. Tidak lupa pula penyusun mengucapkan terima kasih kepada Bapak Imam dan Ibu Nok Kholipah, selaku guru produktif KK9 yang telah memberikan penjelasan dan pemahaman, serta ilmu yang bermanfaat tentang feripheral komputer.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini, penyusun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak untuk penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca serta pembimbing pada khususnya.



                                                                                                                                            Pekalongan, 27 Maret 2013
                                                                                                                                           

                                                                                                                                            Penyusun










Daftar Isi


Halaman Judul                                                   ……………………………………………………………………..       i
Kata Pengantar                                                 ……………………………………………………………………..       ii
Daftar Isi                                                              ……………………………………………………………………..       iii
Bab 1 Pendahuluan                                         ……………………………………………………………………..       1
1.1   Latar Belakang Masalah                 ……………………………………………………………………..       1
1.2   Rumusan Masalah                           ……………………………………………………………………..       1
1.3   Tujuan Penulisan                             ……………………………………………………………………..       1
1.4   Metode Pengumpulan Data        ……………………………………………………………………..       1
1.5   Sistematika Penulisan                    ……………………………………………………………………..       1
Bab 2 Pembahasan                                          ……………………………………………………………………..       3
Bab 3 Penutup                                                  ……………………………………………………………………..      
3.1  Simpulan                                             ……………………………………………………………………..      
3.2  Saran                                                     ……………………………………………………………………..      
Daftar Pustaka                                                  ……………………………………………………………………..       iv












Bab 1 Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
            Jaringan computer adalah sekumpulan computer beserta hardware-hardware lainnya yang saling terhubung menjadi satu menggunakan protocol komunikasi, sehingga dapat daling berkomunikasi. Tujuan dari membuat jaringan adalah untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam melakukan suatu pekerjaan bersama.
          Oleh karena itu, kebutuhan akan jaringan semakin meningkat. Namun terkadang dalam membuat jaringan, orang akan kesulitan mengatur agar komputer-komputer  itu dapat saling berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
·         Bagaimanakah cara mengatur IP address computer?
·         Bagaimanakah cara mengecek IP dengan IPconfig?
·         Bagaimana cara ping komputer-komputer dalam jaringan?
·         Bagaimanakah cara sharing folder dan printer dalam sebuah jaringan?
1.3 Tujuan Penulisan
·         Menjelaskan tentang cara mengatur IP address computer.
·         Menjelaskan cara mengecek IP dengan IPconfig.
·         Menerangkan cara ping salah satu computer yang ada dalam jaringan.
·         Menjelaskan cara sharing folder dan priter dalam suatu jaringan.
1.4 Metode Pengumpulan Data
            Dalam mengerjakan makalah ini saya menggunakan metode pustaka.
1.5 Sistematika Penulisan

      Bab 1 Pendahuluan
      1.1 Latar Belakang Masalah
          Mengulas hal yang menjadi topik permasalahan.
      1.2 Rumusan Masalah
          Menjelaskan tentang hal-hal yang akan dibahas.
      1.3 Tujuan Penulisan
          Menerangkan mengenai hal-hal yang diharapkan akan terwujud setelah makalah ini dibuat dan dibaca.
      1.4 Metode Pengumpulan Data
          Berisi tentang cara-cara mencari informasi untuk menyusun makalah ini.
      1.5 Sistematika Penulisan
          Menjelaskan tata urutan penyusunan makalah.
      Bab 2 Pembahasan
          Membahas tentang isi makalah.
      Bab 3 Penutup
      3.1 Simpulan
         Berisi kesimpulan dari isi makalah.
      3.2 Saran
         Berisi komentar dari penyusun untuk para pembaca yang budiman.
      Daftar Pustaka
         Berisi sumber dari informasi-informasi yang ada di makalah.

Senin, 25 Maret 2013

Materi Subnetting

MATERI SUBNETTING

Subnetting adalah upaya / proses untuk memecah sebuah network dengan jumlah host yang cukup banyak, menjadi beberapa network dengan jumlah host yang lebih sedikit. Adapun kegunaan dari subnetting adalah
1.      Untuk menentukan batas network ID dalam suatu subnet.
2.      Memperbanyak jumlah network (LAN)
3.      Mengurangi jumlah host dalam satu network
4.  Untuk mengurangi tingkat kongesti (gangguan/ tabrakan) lalulintas data dalam suatu network.

Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara yaitu binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Penjelasanya adalah bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Kenapa bisa seperti ?maksud /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
  1. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 10.0.0.0/16.
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
            Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Analisa:
10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  1. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 172.16.0.0/18 dan 172.16.0.0/25.
               SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
>> Contoh network address 172.16.0.0/18
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
>> Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)

  1. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26


SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Analisa :
192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan :
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192

sumber:klik disana ech, disini dink.